Shadow (Part 4)

Tittle: Shadow

Author: annisapinan

Category: M, Crime, Romancen, chapter

Cast:

Park Yonnie

Cho Kyuhyun

Other

 

 

Gossip, Mayat, Darah

 

Gossip murahan menyebar dengan amat sangat cepat.

Seorang Cho Kyuhyun yang dikenal dingin selama ini kemudian bersikap sangat amat berbeda pada seorang reporter pindahan dari Boston, Amerika.

Setelah menghabiskan hari dengan hanya guling gulingan di kasur milik Kyuhyun, Yonnie akhirnya kembali ke ruangan reporter

“Jelaskan padaku” satu pertanyaan yang sangat amat dihindari Yonnie “Jelaskan”

Daiko dari tadi siang memaksa Yonnie untuk membuka mulutnya

“Kami dulu bertetangga saat di Korea, kurang lebih 2 tahun lalu keluargaku pindah ke Amerika, tamat”

“Lalu?”

“Lalu apanya? Hanya itu saja, sudah”

“Kau lihat betapa bedanya dia saat hanya bersamamu Yo, dia berkali kali melarangmu meliput kasus ini”

“Tidak ada hubungannya dengan itu Daiko. Lebih baik kita istirahat”

“Tidak istirahat di tempat persembunyianmu? Apa itu di ruangan Capt Cho?” Tepat sekali Daiko, tepat!

“Kau ini bicara apa? Aku tidur disini, reporter lainnya sedang mengambil cuti jadi ada celah kosong”

Yonnie memposisikan tidurnya, ini tak senyaman kasur milik Kyuhyun. Tiba tiba ia merindukan Kyuhyun, eh maksudnya rindu kasur milik Kyuhyun

 

 

“Yonnie bangun, ayo cepat”

Nyawanya memang belum kumpul tapi mendengar kata korban ia langsung bangkit dan segera bersiap

“Kasus baru?” Yonnie bergegas memakai jaketnya

“Korban baru” tutur Daiko

“Terkutuklah si pembunuh itu”

Mereka berdua bergegas keluar dari kepolisian

“Kau tau dari mana ada pembunuhan lainnya?” tanya Yonnie saat mereka di dalam taksi

“Aku tidak sengaja mendengar beberapa polisi pagi ini ribut akan hal itu dan semoga tidak salah dengar”

“Yak! Maksudmu kita kesana buru buru hanya untuk kebenaran? Kau bahkan membuat kepalaku pening!”

Daiko hanya  tersenyum lebar

Mereka akhirnya tiba di sebuat gedung apartemen sederhana

Dari jauhpun Yonnie sudah tahu siapa yang mengenakan coat berwarna hitam yang bediri di depan pintu apartemen

“Kyuhyun?” gumam Yonnie sangat pelan

Mereka berdua mendekat ke arah kerumunan, tepatnya mendekat ke arah Kyuhyun

“Kita reporter pertama dan bahkan orang ke 7 yang masuk ke sini” bisik Daiko pada Yonnie

Kyuhyun melirik ke arah Yonnie kemudian focus lagi dengan anak buahnya yang sedang menyelidiki kasus ini

Yonnie memandang sekitarnya.

“Ada CCTV, kenapa kalian tidak melihat rekamannya saja?” tanya Yonnie entah pada siapa

“Kami tidak bodoh Yo” jawab Kyuhyun

Lagi lagi Yonnie mengejek Kyuhyun dalam diam

“Selamat pagi capt” ucapan selamat pagi yang sangat amat terlambat Daiko

“Hm” jawab Kyuhyun seadanya

“Kapan kau sampai disini Hyun?” Daiko terkejut bukan main, bahkan Yonnie memanggil pejabat dengan nama kecilnya?

“Seharusnya kau tidak disini Yonnie”

“Seharusnya kau tidak melarangku Kyuhyun” Kyuhyun menarik tangan Yonnie dan menjauh dari TKP

“Kau bisa saja menjadi target selanjutnya”

“Aku hidup berpindah pindah, mereka tidak tau tentang data diriku!”

Kyuhyun mengerang frustasi. Diam diam Yonnie akan menyelidiki hal tentang CCTV itu nanti saat para penyelidik dan tentu saja Kyuhyun pergi

“Tidak ada sidik jari dari orang lain capt dan apapun yang mengarah ke arah bukti” lapor Kido

Daiko menekan beberapa tombol dan menghubungi ketua mereka

“Kami punya berita baru”

“Aku harap itu berita bagus karena kalian kemarin sudah berlibur” kata ketua mereka di seberang sana

“Korban lainnya, belum tahu apa dia memiliki golongan darah itu tapi sedengarku dia juga hanya memiliki 1 ginjal”

Good job, kirim semua laporan kalian beserta foto ke email, aku tunggu 2 jam lagi. Ini akan jadi berita penting pagi ini”

Yonnie tersenyum bangga, Daiko memang rekannya yang hebat

“Sudah selesai?” tegur Kyuhyun dan Daiko langsung menciut. Pasalnya aura mengerikan muncul disekitar Kyuhyun

“Sudah, kau puas? Kyuhyun tersenyum melihat wajah Yonnie yang menahan emosinya

“Pulanglah”

Daiko membungkukkan badannya sedangkan Yonnie berlalu begitu saja

“Kalian sepasang kekasih?” celetuk Daiko

“Kau gila? Tidak akan mungkin aku menjadi kekasih gunung es seperti itu” elak Yonnie

“Kalian sangat akrab”

“Sudah aku katakan, dia hanya mantan tetanggaku di Korea, lagipula dia tukang memerintah, menyebalkan” dan Yonnie mulai menggerutu tak jelas

 

 

Penyelidikan tentang pembunuhan aneh ini mulai menemukan titik terang.

Kemarin tim kepolisian menemukan sebuah sebuah apartemen yang dipenuhi kantong kantong darah dan bergolongan darah AB rhesus negative

Tak ada yang tau siapa pemilik apartemen itu karena letaknya yang jauh dari kota dan termasuk apartemen kumuh. Jika bertanya tanya siapa yang menemukan apartemen itu, jawabannya Kepala Divisi Kriminla kita tercinta, Cho Kyuhyun.

Semua orang juga bingung bagaimana bisa, author juga bingung gimana caranya Kyuhyun nemuin tempat itu tanpa sepengetahuan author, fine Kyu fine kaga dapet jatah lu malem ini, ini apa si?

Semua ciri ciri korban yang sama adalah golongan darah mereka, umur mereka yang rata rata 25 tahun dan penduduk asli Jepang.

Yonnie memasuki sebuah kedai kopi dekat kepolisian, hari ini jadwalnya bertemu dengan sahabat sahabatnya

“Anna, Aiko” Sapa Yonnie saat melihat keduanya sudah ada di kedai

“akhirnya kita bisa berkumpul lagi” ucap Anna

“setelah 1 bulan kau bertugas, bagaimana rasanya?”

“Menguras tenaga” Yonnie menyender di bahu Anna

“Ooo jadi bertemu dengan mantan tetanggamu itu juga menguras tenaga?” tanya Anna jahil

“Ya, dia menguras semua yang ada di diriku”

“Kau senang bukan akhirnya tujuanmu ke Jepang berbuahkan hasil”

“Ya tapi dia banyak berubah An, dia tidak sehangat dulu tunggu tapi dia berkali kali melarangku meliput berita itu”

“Itu artinya dia perhatian dan mengkhawatirkanmu bodoh” Anna menoyor kepala Yonnie

“Apa wajahnya masih sama?” Tanya Aiko penasaran

“Semakin tampan tapi wajahnya masih sama”

Anna dan Aiko pernah melihat Kyuhyun dalam foto yang ada di dompet Yonnie, foto masa saat menjadi tetangga.

“Lalu bagaimana perkembangannya?” Anna penasaran

“Kata para penyidik disini setelah Kyuhyun bergabung mereka sangat amat terbantu”

“Wah kekasihmu itu memang hebat, aku pernah meliput acara penobatannya 2 tahun yang lalu”

“Dia bukan kekasihku Aiko!!” Yonnie mengomel dan menyeruput kopinya “Ah badanku sakit semua” keluhnya

“Bagaimana tidurmu? Nyenyak?”

“Sangat amat tidak nyenyak” dusta Yonnie

“Wajahmu juga sangat pucat, oh astaga kau memotong rambut indahmu?” pekik Aiko

“Kyuhyun, dari dulu dia tidak suka aku memiliki rambut panjang”

“Wah wah, sepertinya calon suami idaman nih?” lagi lagi keduanya meledek Yonnie

Yonnie tiba tiba menutup mulutnya dengan telapak tangannya dan satu tangannya lagi memegangi pertunya

“Yonnie? Kau baik baik saja?” tanya Anna panic

“Mual”

“Kau hamil? Siapa yang melakukannya Yonnie? Katakana pada kami!!” Anna panic

Calm down Anna, aku bahkan baru selesai mendapatkan tamuku

“Aku pinjam ponselmu Yo” Aiko tersenyum

Yonnie menyerahkan ponselnya pada Aiko, tangan Aiko mulai bergerak lincah di atas layar

“Kau sedang menghubungi siapa?” tanya Yonnie heran

“Seseorang”

Lama menunggu akhirnya tersambung juga

“Hallo”

Ya, Yo ada apa?” suara Kyuhyun, suara seksi yang menyihir Aiko dalam sekejap

“Emm aku bukan Yonnie, tapi Yonnie disini sedang sakit bisakah kau menjemputnya, maksudku Yonnie benar benar sakit karena kami harus kembali ke kantor”

Sakit? Dimana kalian?” tanya Kyuhyun panic

“Di kedai kopi dekat dengan kepolisian Cho-sama

Yonnie mendelikkan matanya, kenapa mereka menghubungi Kyuhyun, matilah kau Yonnie akan kena omel Kyuhyun habis habisan

“Hm”

“Terima kasih” Aiko mengakhiri penggilannya dan mengembalikan ponsel Yonnie

“Kalian benar benar membuatku dalam masalah”

“Kami hanya penasaran bagaimana dia sekarang dan kau sakit, keberuntungan bukan?”

“Jadi aku sakit dan kalian malah senang?”

Keduanya mengangguk bersamaan

“Benar benar sahabat macam apa kalian” Lagi lagi Yonnie membekap mulutnya sendiri, ia tak tahan akan mualnya

Tak butuh waktu lama sampai pintu masuk kedai terbuka dan menampilkan sosok tampan.

Ketiga wanita itu langsung menoleh ke arah pintu yang terbuka, Aiko dan Anna hanya bisa diam mengagumi tampannya Kyuhyun

Kyuhyun mendekati mereka dengan santai

“Ayo kita ke dokter” katanya datar

“Tidak perlu Hyun, aku baik baik saja” elak Yonnie

“Yonnie”

“Baik baik chief” Yonnie berdiri “Sampai jumpa lagi, senang bisa bertemu lagi”

Anna dan Aiko hanya mengangguk, mereka masih menikmati ketampanan Kyuhyun

“Bisa berjalan dengan baik?”

“Bisa Hyun, aku hanya mual”

“Dan wajahmu pucat” tambah Kyuhyun

Yonnie memasuki mobil Kyuhyun

“Pakai” Kyuhyun menyerahkan selimut bulu bermotif awan pada Yonnie dan Yonnie hanya menurut

Mereka akhirnya sampai di rumah sakit dan menunggu giliran

“Asam lambungnya naik, gejala flu dan kurang tidur” vonis dokter

Yonnie hanya menyengir ketika tatapan membunuh Kyuhyun menatapnya

“Anda perlu istirahat beberapa hari Nona jika tidak bisa terkena maag dan nyeri berat di kepala”

Yonnie mengangguk setuju, ia memang butuh istirahat beberapa hari.

Dokter menulis beberapa resep dan surat keterangan untuk diberika pada ketua Yonnie

“Kyuhyun kita kemana?” Lagi lagi ini bukan jalan menuju kepolisian

“Istirahat” singkat

“Dimana? Ini bukan arah apartementku”

“Apartementku” koreksi Kyuhyun

Pipi Yonnie semerah tomat, ia diajak menuju apartemen Kyuhyun? Aw aw jantung, calm down jangan membuat nyeri seperti ini

Mereka sampai di basement gedung apartemen milik Kyuhyun dan naik ke lantai 17

“Waw?” satu kata yang keluar dari mulut Yonnie saat memasuki apartement mewah milih Kyuhyun. Ini benar benar selera Kyuhyun

“Rumahmu di Boston bahkan lebih bagus dari apartemenku Yo”

“Bagaimana kau tau?”

“Paman mengirim beberapa foto kepadaku beberapa tahun lalu, tidurlah dulu di kamarku”

Yonnie mengangguk, ini seperti mengenang masa lalu. Yonnie memasuki kamar Kyuhyun, besar, rapi, nyaman, simple.

Ia menjatuhkan tubuhnya disana dan mulai menikmati kehangatan selimut dan semua bantal bantal, ralat menikmati aroma tubuh Kyuhyun yang tertinggal disana.

Di dapur Kyuhyun sibuk membuat bubur, selain tampan dia juga jago memasak, nilai tambahan untuk dijadikan suami idaman kan?

“Bodoh” gerutu Kyuhyun. Ia sudah tau riwayat penyakit Yonnie dan kesal karena Yonnie yang memaksakan kehendak tubuhnya.

Beberapa email masuk menanyakan dimana sang capt penyelidikan berada, Kyuhyun menjawab ada urusan lain.

Kyuhyun memsuki kamarnya dan mendapati Yonnie sudah tertidur pulas di atas ranjangnya

“Kau masih sama seperti gadis kecil tetanggaku yang menyebalkan”

Kyuhyun tersenyum, catet para readers Kyuhyun tersenyum. Ia mengingat semua kenangan yang selama ini ia simpan, dirinya hampir frustasi karena benar benar tidak akan bertemu Yonnie lagi.

Alih alih ingin kuliah di Amerika tapi pemerintah Jepang keburu memintanya untuk tetap disini dan kuliah kepolisiannya akan dibiayai sepenuhnya oleh pemerintah dan karena ibunya juga yang tidak ingin pisah dengan anak semata wayangnya itu Kyuhyun tidak jadi berangkat ke Amerika.

Sore sudah terlewat dan tidak ada tanda tanda Yonnie bangun dari tidurnya. Kyuhyun masih menikmati berita yang di televisi

“Kyuhyun” Yonnie keluar dari kamar Kyuhyun sembari membawa bantal guling di tangannya. Fine, ini de javu bagi Kyuhyun

“Kenapa terbangun?” Yonnie menyenderkan kepalanya di bahu Kyuhyun “Tidurlah lagi”

Yonnie menggeleng lalu kepalanya merosot ke paha Kyuhyun dan tertidur lagi. Kyuhyun mengusap rambut Yonnie lembut

10 menit

15 menit

Kyuhyun merasakan pahanya basah. Ia memeriksanya

“Darah?” darah keluar dari hidung Yonnie dengan sendirinya

“Yonnie? Yo?” Kyuhyun panic luar biasa. Ia mengangkat kepala Yonnie dan tetap Yonnie tidak sadar. Pingsan, itulah prediksi Kyuhyun. Langsung saja Kyuhyun membawanya ke rumah sakit.

Kyuhyun menunggu di depan ruang UGD, ia tak pernah merasakan sepanik ini.

“Kelelahan, dehidrasi. Apa Nona Park sering mengalami mimisan?”

“Tidak terlalu sering, jika dia stress. Apa dia terkena Leukimia?”

“Tidak, hanya kelelahan menjadi factor utamanya”

Dokter itu pergi.

Kyuhyun menuju kamar diaman Yonnie dirawat.

“Kau selalu saja merepotkanku Yo” Kyuhyun menggenggam tangan Yonnie “Dan selalu membuatku khawatir”

Kyuhyun tertidur saat menjaga Yonnie

 

 

Yonnie terbangun dari tidur panjangnya, ia mencoba duduk tapi pusing yang melanda mengurungnya tetap dalam posisi berbaring

“Kyuhyun? Hah ini bukan kamar Kyuhyun”

“Hm, ini rumah sakit” Gumam Kyuhyun yang ternyata tidak tertidur. Kyuhyun mendekat ke arah Yonnie

“Bagaimana?”

“Pusing dan dingin”

“Bergeserlah sedikit” Yonnie menurut. Kyuhyun membaringkan tubuhnya di dekat Yonnie “Lebih baik?”

Yonnie memeluk lengan Kyuhyun, ini sama seperti ketika Yonnie sakit 9 tahun yang lalu dan Kyuhyun yang selalu merawatnya

“Sejak kapan aku disini?”

“Semalam”

“Kembalilah Hyun, orang orang akan mencarimu”

“Dan meninggalkanmu?”

Yonnie menenggelamkan kepalanya di lengan Kyuhyun, nyaman, bahkan sangat nyaman

“Aku akan mengabari paman dan bibi bahwa anaknya sedang sakit”

“Jangan!! Aku bisa ditarik lagi ke Boston dan tidak akan kembali lagi kesini”

Kyuhyun mengurungkan niatnya

“Apa masih sering mimisan?” tanya Kyuhyun

“Beberapa kali saja”

“Sudah ku bilang jangan terlalu memaksakan tubuhmu, kau merepotkan banyak orang”

“Termasuk dirimu”

“Hm”

Menyebalkan, bisakah Kyuhyun bersikap manis sedikit saja?

“Aku sudah menghubungi kantor dan rekanmu, mereka akan kesini sore nanti”

“Lalu kau akan meninggalkanku?”

“Kau sendiri yang menyuruhku untuk kembali bukan?”

“Tidak mau, jangan tinggalkan aku di rumah sakit” Yonnie merajuk

“Tidak hanya di rumah sakit, aku tidak akan meninggalkanmu selamanya”

TBC

 

Advertisements

About annisapinan

Donghae's wife :D KyuHae shipper :)
This entry was posted in Chapter, Cho Kyuhyun, FanFiction. Bookmark the permalink.

64 Responses to Shadow (Part 4)

  1. anya says:

    Sumpah ngakak bacanya…
    Saat serius sama kasus pembunuhan authornya nyempil dgn kata”nya ….
    Saat serius sama kyu yonnie authonya juga hadir dgn kata”nya….

    Aaaah calon suami yg perhatian,cieeeeee saling membutuhkan dan saling cinta(mungkin)

    Like

  2. mybeautyfullmoon says:

    “Tidak hanya di rumah sakit, aku tidak akan meninggalkanmu selamanya”

    Wtf, aku envy Kyuhyun perhatian bgt ke yonnie. Dimana aku bisa mendapatkan pria seperti dia? Mau satu dong. Apa jangan jangan ntar yonnie beneran jadi sasaran para pembunuh? Kyuu, jaga yonnie jika kau tak ingin merasakan sakitnya kehilangan

    Like

  3. “Tidak hanya di rumah sakit, aku tidak akan meninggalkanmu selamanya”
    envy-berat-hft

    Like

  4. Rizza amelia says:

    Yoonie kenapa ? Jangan-jangan ini yoonie sakit parah. Duh kasian.

    Like

  5. Nikyu says:

    Ini pasangan buat iri aja,konfliknya belum seberapa semoga gak buat serangan jantung konflik selanjutnya.

    Like

  6. elfishyvil says:

    Calon suami yang sangat potensial…
    😍😍😍😍

    Like

  7. chorizhou says:

    Astaga… Si Kyuhyun bner² udah jatuh hati ke yonnie kkkkk
    Bner² calon suami idaman. .. yg bilang ga bakal ninggalin yonnie selamanya😍

    Like

  8. Leah says:

    Awww itu yang kata kata di akhir scene bener bener so sweet . Aigoo, cho. I really lav yu.
    Kau itu emang suami idaman banget sih. Jadi mau satu yang kaya gini wkwk.
    Kebiasaan yonnie yg suka tidur dipangkuan dan kamar Kyuhyun masih ga berubah, dan, dan, saat Kyuhyun ngelus rambut yonnie, rasanya aku jafi pengen ikut mikisan saking so sweet nya. (Ok fix. Saya, gaje minta ini itu)

    Like

  9. Eunkyu says:

    Huweeee “Tidak hanya di rumah sakit, aku tidak akan meninggalkanmu selamanya” gak bisa nahan buat gak snyum2 gak jlas krna klmat kyu ini😊
    Hubngan mrka bneran absurd ya, pacran egk, musuh jga bkan di bilang tmenan pi rsa pacar.

    Like

  10. cho rira says:

    astaga kyu bisa memabukkan sekaligus menjengkelkan..
    kapan ya kira2 yonnie dan kyu jadi sepasang kekasih
    pensaran 😂😂😂

    Like

  11. loveexoo says:

    Wow….
    Kyuhyun akan selalu ada untuk yonnie.
    Kyu enggak mau pisah dari yonnie, pas yonnie bilang kalau kyu telp org tua yonnie, yonnie pasti ditarik ke boston.

    Pasangan yg romantis.
    Alur ceritanya bagus banget, gak sabar lihat kelanjutannya….
    😀😀😀

    Like

  12. Nisa sahwa says:

    Perlakuan kyu bikin aaarrggg…
    Mau jga digitukan….
    Dingin tapi perhatian….

    Like

  13. zakia says:

    Kyuhyun tuh cuek cuek menghanyutkan yaa hihi mau di perlakuin kaya yonnie kyu*plak wkwk

    Like

  14. Aru says:

    Tidak hanya di rumah sakit. Aku tidak akan meninggalkanmu selamanya. ❤❤

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s